Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2017

Dana Khusus Sebesar Rp 16 M Akan Digelontorkan untuk Desa yang Berinovasi dan Berkembang

Gambar
PURBALINGGA – Pemerintah kabupaten (Pemkab) Purbalingga tahun 2017 ini menggelontorkan anggaran Bantuan Keuangan Khusus (BKK) bagi desa yang dinilai memiliki inovasi dan kemauan untuk berkembang. Hal itu terungkap saat Bupati Tasdi memberikan arahan pada Rapat Persiapan Pelaksanaan Bantuan Keuangan Khusus tahun 2017, di Operation Room Graha Adiguna. Bantuan keuangan khusus tahun ini, menurut Bupati Tasdi meningkat 100 persen, dari alokasi BKK tahun 2016 sebesar Rp 8 miliar menjadi Rp 16 miliar di tahun 2017. Hal itu diberikan untuk merespon dan menangkap pergerakan inovasi yang dilakukan desa, sekaligus menutup banyaknya kegiatan dan ide kreatif yang dilakukan masyarakat di desa. “ Desa tidak cukup hanya diberi ADD dan DD yang peruntukannya sudah ada rambu-rambunya. Desa-desa yang memiliki inovasi, pemkab tidak boleh diam. Kita nambaih melalui BKK ini, jumlahnya bervariasi,” kata Bupati Tasdi, Kamis (28/9). Disamping itu, BKK yang merupakan komponen belanja tidak langsung dalam APBD K...

Menginspirasi, Dulu Berjualan Jagung, Pemuda Ini Masuk Nominator Pemuda Pelopor Tingkat Nasional

Gambar
PURBALINGGA – Berawal berjualan jagung milik warga, Anif Muchlasin (22) mampu menggerakkan remaja di tempat tinggalnya di RT 5/RW 7 Desa Karangtengah, kecamatan Kemangkon, Purbalingga. Laba berjualan jagung itu dibelanjakan buku Iqra dan kartu prestasi. Dengan modal itu, Anif akhirnya membuat semacam tempat belajar Alquran. Tahun 2010 menjadi titik awal, pemuda lulusan Universitas S-1 Sunan Ampel Surabaya ini untuk merintis kepeloporan bidang pendidikan di kampungnya. Anif harus mengumpulkan uang itu karena ia merasa berasal dari keluarga miskin yang hidup pas-pasan. Ayahnya Hadi Suyono hanya bekerja sebagai tukang becak, sementara ibunya Miriyah hanya sebagai ibu rumah tangga biasa. Pendidikan S-1 dibiaya pemerintah melalui program Bidik Misi. Rintisan itu semakin berkembang menjadi sebuah komunitas yang diberinama ‘Lentera hati’. Komunitas ini mendidik katalisator muda hebat dari desa. “Dengan keterbatasan yang ada, saya dibantu beberapa teman berjualan jagu...

Kang Jun Ho Siap Gelontorkan Dana Rp 97.5 M untuk Bangun Resort

Gambar
PURBALINGGA – Investor asal Korea Selatan, Mr Kang Jun Ho siap menggelontorkan dana sebesar 97,5 M untuk membangun resort di Kawasan Wisata Desa serang Dusun III Kecamatan Karangreja. Resort yang akan dibangun di tanah warga seluas 24 hektar tersebut juga akan dilengkapi dengan taman bunga Smile Flower Garden. “Fasilitasnya yaitu taman bunga, cottage, camping site, horse riding square, restoran dan kereta listrik,” katanya. Dalam Paparannya, Minggu(24/09), Mr Kang mengatakan pembangunan akan dilakukan dua tahap selama dua tahun. Ungkapnya, Pihaknya siap melakukan MoU setelah proses legalitas tanahnya selesai. Baca juga :  Kang Jun Ho, Investor Asal Korea Selatan Berencana Bekerjasama Bangun Resort di Desa Serang Kepala Desa Serang, Sugito mengatakan warga pemilik tanah telah setuju dengan sistem sewa selama 20 tahun. “Investor menyanggupi permintaan masyarakat pemilik tanah dengan biaya sewa tanah 12 juta per hektar/tahun. Sistem pembayaran pemilik tanah 3 tahun pertama dibayar...

KIM Cilacap Silaturahmi Sekaligus Menimba Ilmu pada KIM Lentera

Gambar
PURBALINGGA - Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) dari KIabupaten Cilacap “ngangsu kawruh ke KIM Lentera desa Karanganyar Kecamatan Karanganyar. Rombongan yang berjumlah 22 orang dipimpin oleh Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Pengembangan Komunikasi pada Dinas Komuikasi dan Informatika (Dinkominfo) Cilacap, Sukaryanto. Sukaryanto mengatakan kunjungan lapangan yang dilakukan selain bersilaturahmi juga untuk menimba ilmu dari KIM Lentera yang sudah berprestasi tingkat Jawa Tengah. Karena KIM di Cilacap baru berumur 2 bulan sehingga masih membutuhkan pencerahan dan masukan agar keberadaan KIM bisa bermanfaat bagi masyarakat. “ Kami membawa 2 KIM yakni dari KIM Singkong Sari yang bergerak dibidang pengolahan singkong dan KIM Warta Sari yang bergerak di bidang pengolahan gula semutm,” Kabid Humas dan Informasi Komunikasi Publik (IKP) pada Dinkominfo Purbalingga, Prayitno mengatakan keberadaan KIM selain memberikan informasi kepada masyarakat juga bisa menjadi pengerak ekonomi masyar...

Nasi Jagung 3G Pecahkan Rekor ke- 20 Untuk Purbalingga

Gambar
PURBALINGGA  – Kabupaten Purbalingga kembali melengkapi koleksi rekor pada Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Pada perhelatan Festival Gunung Slamet (FGS) ke-3 di Desa Wisata Serang yang berlangsung 21 – 23 September 2017, dua rekor baru kembali dicatatkan yakni Penanaman Pohon Suren terbanyak 35.000 bibit menjadi catatan rekor ke 19 dan Nasi Jagung 3G (baca : Tri G) yakni nasi jagung dengan lauk oseng Gandul (papaya), Gundil (tempe goreng), dan Gesek (ikan asin) tercatat rekor MURI ke 20. Nasi 3G desa Serang menjadi catatan rekor dunia baru Sajian Nasi 3G Terbanyak yakni 5.143 porsi. Diharapkan Bupati, dengan dipromosikannya kembali Nasi 3G menjadi salah satu upaya nguri-uri peninggalan nenek moyang yang telah lama berkembang di desa Serang dan sekitarnya. Nasi 3G yang disiapkani, kemudian dibagikan kepada pengunjung FGS yang memadati Rest Area D’LAS. Ditemui ditempat yang sama, Kepala Desa Serang Sugito, SE menuturkan Nasi 3G menjadi ciri khas Festival Gunung Slamet karena pada...

FGS III - Dari Budaya Lokal untuk Dunia

Gambar
PURBALINGGA - Budaya gotong royong, rukun, kompak dan santun serta keramahtamahan warga Serang, adalah budaya lokal yang harus terus dijaga untuk mewujudkan Serang sebagai destinasi yang mampu bergema di kancah Nasional. Selain itu juga terjaganya alam, lestarinya lingkungan yang sejuk dan nyaman, tentunya akan dikenal sebagai tempat berwisata yang menyenangkan. Harapan itu disampaikan Bupati Purbalingga Tasdi, SH. MM. saat membuka Festival Gunung Slamet (FGS) Tahun 2017, di Balai Desa Serang, Kamis (21/09). Ajang FGS 2017 juga media mempromosikan Serang sebagai destinasi wisata yang patut menjadi tujuan wisata Nasional, dan dengan dibukanya bandara serta akses jalan yang luas, wisatawan yang berkunjung akan semakin banyak ke Purbalingga utamanya Serang, karena destinasi-destinasi wisata yang sudah terbiasa dikunjungi seperti daerah Puncak, sering terkendala macet dalam perjalanannya. Baca juga :  Tradisi Pengambilan Air Tuk Sikopyah Tak Sekedar Pelestarian Budaya, Tapi untuk Peles...

Tradisi Pengambilan Air Tuk Sikopyah Tak Sekedar Pelestarian Budaya, Tapi untuk Pelestarian Lingkungan

Gambar
PURBALINGGA – Ritual pengambilan air dari mata air (Tuk) Sikopyah yang sudah menjadi tradisi masyarakat di Desa Serang Kecamatan Karangreja setiap memperingati tahun baru Hijriah tak sekadar ritual budaya semata. Namun ritual yang kini dilakukan oleh ribuan masyarakat baik tua maupun muda sejatinya menanamkan semangat cinta lingkungan dan melestarikan alam sumber kehidupan. Bupati Tasdi mengatakan, kegiatan Festival Gunung Slamet (FGS) yang sudah menjadi agenda tingkat kabupaten, tidak saja bertujuan membangun silaturahmi dan kebersamaan, namun menjadi upaya bagaimana mengajak kaum muda untuk melestarikan alam semesta. “ Hari ini tidak sekadar melihat anak-anak muda kita datang ke Sikopyah, mengambil air menggunakan Lodong (tempat air dari bambu-red) dan nantinya dibagikan kepada masyarakat. Tapi ini mengandung pengertian bahwa anak-anak muda kita juga harus berperan bagaimana kedepan lingkungan ini harus lestari. Kita tanamkan pengertian itu melalui ritual ini,” kata Bupati Tasdi did...

Piknik Asyik yang Irit di Kampung Warna Bobotsari

Gambar
PURBALINGGA – Bulan Agustus merupakan bulan yang penuh makna bagi bangsa Indonesia karena merupakan bulan kemerdekaan. Seluruh rakyat bersuka cita dan memperingati makna kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan. Warna-warni keceriaan tersebar hingga ke pelosok negeri. Berbicara tentang bulan Agustus, memang benar-benar special, bukan hanya untuk negara namun juga sebuah kampung. Pasalnya, ada sebuah kampung yang telah bisa ‘memerdekakan’ diri menjadi lebih baik. Di awal bulan Agustus ini, ada sebuah kampung yang terletak di Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga menjelma menjadi kampung wisata. Tema yang diangkat pun sangat simple dan mampu menyedot wisatawan dengan mudah. Bagaimana tidak, kampung tersebut kini penuh warna dan bersih. A post shared by Ery Espania Udya (@es_pania) on Sep 18, 2017 at 10:18pm PDT Padahal dahulunya, sebuah Gang di RT 03 RW 08 Kampung Baru, Bobotsari ini, terkenal dengan premanisme. Banyak pemuda yang suka mabok-mabokan di depan gang. Belum ...

Penuh Inovasi, Saat Ini Pudang Mas Sikopyah Jadi Destinasi Wisata

Gambar
PURBALINGGA - Destinasi di Desa Wisata Serang, kecamatan Karangreja, Purbalingga, semakin bertambah lengkap. Kali ini, warga di Dukuh Kaliurip, desa setempat mengembangkan daya tarik wisata ‘Pudang Mas Sikopyah’. Lokasi destinasi ini hanya sekitar 1,5 kilometer dari rest area D’LAS (Lembah Asri Serang). Dan berjarak sekitar1 kilometer melalui jalan tembus dari sumber mata air Sikopyah. Tak berbeda jauh dengan Lembah Asri Serang, daya tarik wisata ini juga menyuguhkan tempat bercengkerama dengan suasana sejuk udara pegunungan di kaki Gunung Slamet. Wisatawan yang datang ke kawasan wisata Serang, semakin banyak pilihan. Sebelumnya, ada destinasi Bukit Mertelu di Desa Sangkanyu, Kecamatan Mrebet, kemudian aneka wahana di Lembah Asri Serang, taman bunga Kutabawa di Desa Kutabawa, gardu pandang Gunung Lompong, wisata petualangan Gunung Malang, Serang Higland dan terakhir yang terbaru adalah Pudang Mas. “ Pudang Mas, pada awalnya merupakan area perkemahan yang di...

Ratusan KK di Bambangan Kekurangan Air Bersih

Gambar
PURBALINGGA - Bupati Purbalingga Tasdi, Rabu (13/9) berkeliling desa bersama sejumlah pejabat untuk memasok kebutuhan air bersih. Bantuan tersebut diberikan kepada sejumlah wilayah yang dilanda kesulitan air bersih. “ Salah satunya di Dukuh Bambangan, Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purbalingga Satya Giri Podo. Kades Kutabawa Edi Suroso mengatakan, Sekitar 200 Kepala Keluarga (KK) yang ada di Dukuh Bambangan memang mengalami kesulitan air bersih. Kondisi tersebut disebabkan sumur milik warga sudah mulai mengering memasuki musim kemarau. “ Untuk memenuhi kebutuhan air, warga harus mencari ke desa yang ada di bawah. Atau kalau tidak kami harus menunggu hujan,”terangnya. Puncak kesulitan air bersih kemungkinan akan terjadi akhir September mendatang. Saat ini hujan juga sudah tidak turun. Sehingga wargakesulitan jika ingin mengandalkan air dari tadah hujan. Salah satu solusi alternative yang dilakukan adalah dengan membeliair. ...

Kang Jun Ho, Investor Asal Korea Selatan Berencana Bekerjasama Bangun Resort di Desa Serang

Gambar
PURBALINGGA – Kawasan wisata Desa Serang Kecamatan Karangreja, Purbalingga bakal semakin moncer menyusul rencana dibangunnya resort dan taman rekreasi oleh investor dari Korea Selatan. Kepastian itu diperoleh saat Bupati Purbalingga H. Tasdi, SH, MM meninjau lokasi yang akan digunakan untuk membangun resort itu di kawasan perbukitan gunung Kerisan dan gunung Sumbul. Kepala Desa Serang, Sugito membenarkan akan adanya pengembangan kawasan wisata di daerahnya. Rencana pembangunan resort dan taman bunga itu akan bekerjasama dengan investor dari Korea Selatan Mr. Kang Jun Ho. Saat ini, pihak desa telah membebaskan tanah seluas 24 hektar milik sejumlah warga yang akan digunakan oleh pihak investor dengan sistem sewa selama 20 tahun. “ Kita sudah melakukan langkah awal rencana pengembangan wisata desa Serang dengan menggandeng investor dari Korea Selatan. Nanti akan dibangun resort dan kawasan taman bunga yang dilengkapi dengan kereta listrik. Saat ini kita tinggal melakukan MoU dengan inv...

Puluhan Ribu Pohon Akan Hijaukan Desa di Kaki Gunung Slamet

Gambar
PURBALINGGA – Sebanyak 30 ribu bibit pohon Suren atau Surian (Toona Sureni Merr), akan ditanam di desa-desa wilayah Kecamatan Karangreja yang berada di kaki Gunung Slamet. Penanaman pohon yang dikenal sebagai penghasil kayu berkualitas baik ini akan dihadiri langsung Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Dr Ir Siti Nurbaya Bakar, M.Sc, pada Jumat (22/9) mendatang. Sekretaris Daerah (Sekda) Purbalingga, Wahyu Kontardi, SH mengatakan, Pemkab Purbalingga telah berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk renacana penanaman pohon penghijauan di wilayah resapan air di kaki Gunung Slamet. “ Pemkab telah mengajukan permohonan pohon sebanyak 100 ribu, dan pada prinsipnya bisa dietujui. Untuk tahap awal, Kementerian LHK akan membantu 30 ribu pohon dengan jenis Suren,” kata Wahyu Kontardi, Selasa (12/9). Disebutkan Wahyu, selain bibit Suren, Kementerian LHK juga akan membantu jenis tanaman tahunan lain seperti pohon karet dan beringin. “Tanaman ini merupakan tana...

Semangatnya Warga Desa Selakambang Gotong Royong Bangun Jalan

Gambar
PURBALINGGA - Dengan swadaya murni masyarakat, warga Desa Selakambang membangun jalan sepanjang 450 meter dengan lebar 2 meter menuju lokasi wisata selakambang. Jalan ini tadinya jalan setapak menuju lokasi sebuah batu besar yang merupakan cikal bakal nama sebuah desa di salah satu Kecamatan Kaligondang Purbalingga yaitu Desa Selakambang. “ Di areal seluas 1 hektar ini, kami berniat mengembangkannya menjadi salah satu destinasi wisata di Kabupaten Purbalingga, nantinya jalan akan kami perlebar menjadi 4 meter atau lebih sehingga akses masuk kesini lebih luas, bisa muat kendaraan roda 4,” tutur Kepala Desa Selakambang, Suja Sunarto. Suja menyampaikan hal itu saat mendampingi Bupati Purbalingga H. Tasdi, SH. MM dan juga Wakil Bupati Dyah Hayuning Pratiwi, SE. B.Econ. pada kegiatan gebrak gotong royong di Desa Selakambang Kecamatan Kaligondang, Selasa pagi (12/9). Semangat bergotong-royong warga Desa Selakambang membangun jalan, mendapat apresiasi dari Bupati Tasdi, dan untuk membantu pe...

Hai Kawula Muda Purbalingga! Ini Kesempatan Kamu untuk Jadi Kakang Mbekayu 2017

Gambar
PURBALINGGA – Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata (Dinporapar) Purbalingga akan menggelar pemilihan Kakang Mbekayu Duta Wisata tahun 2017. Rangkaian kegiatan dimulai dengan pendaftaran calon peserta yang telah dibuka 11 September ini hingga 24 September 2017 mendatang. Grand Final rencananya akan digelar di Obyek Wisata Air Bojongsari (Owabong), Sabtu malam (30/9). Kepala Dinporapar Purbalingga, Drs Imam Hadi M.Si mengungkapkan, pemilihan duta wisata menggunakan sistem gugur dengan berbagai tahapan seleksi yang meliputi seleksi administrasi, tertulis, wawancara dan presentasi. “ Dengan seleksi yang ketat, kami berharap akan menghasilkan duta wisata terbaik dan mampu benar-benar bertugas sebagai dutanya pariwisata Purbalingga,” kata Imam Hadi, Selasa (12/9). Imam Hadi menjelaskan, persyaratan peserta yang bisa mendaftar yakni pelajar SMA/SMK/MA atau mahasiswa atau masyarakat umum yang berusia 17 – 24 tahun. Peserta berdomisili di Purbalinggga atau memiliki ...

Kopi Merdeka Dinilai Salah Satu Cara untuk Memperkenalkan Potensi Lokal

Gambar
PURBALINGGA – Saat ini, kopi telah menjadi salah satu budaya di masyarakat kekinian. Aktivitas ngopi bukan lagi milik kalangan orang tua, namun sudah menjadi budaya bagi kaum milienial . Semakin digemarinya kopi, saat ini muncul berbagai inovasi. Tak terkecuali di Purbalingga, kopi sepertinya sudah mengakar dan menjadi sebuah teman yang asyik untuk bersantai, bahkan mencari inspirasi. Kota Perwira bisa turut ambil bagian dalam budaya ngopi ini. Terutama dalam hal memasok kopi khas Purbalingga. “Namun prosesnya masih sangat panjang,” kata Ashari, barista dari Kopikalitas saat gelaran Kopi Merdeka, Minggu 10 September 2017. Proses yang dimaksud Ashari itu ialah mulai dari pemilihan bibit yang tepat, perawatan tanaman, waktu pemetikan, pengolahan biji kopi hingga distribusi. Rangkaian proses itu harus dijalankan secara berkelanjutan dan terintergrasi. Purbalingga sendiri masih didominasi oleh kopi jenis robusta, sedangkan kopi jenis arabica hanya ada di daerah Gunung Malang. "Jika k...