Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2017

Muda, Cantik dan Berbakat, Dia Adalah Moza Defitra Nareswari, Siswi SMAN 1 Purbalingga yang Mengikuti Asia Youth International Model United Nations 2017

Gambar
PURBALINGGA - Moza Defitra Nareswari, siswi kelas 10 Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Purbalingga mengikuti program Asia Youth International Model United Nation (AYIMUN) 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia, 3 – 6 November 2017. AYIMUN merupakan model simulasi sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bagi mahasiswa dan siswa SMA/MA di dunia yang diselenggarakan dengan tujuan memperkenalkan bagaimana PBB bekerja. AYIMUN 2017 mengangkat tujuh isu internasional yaitu ARF (ASEAN Regional Forum), UNHRC (United Nations Human Rights Council), UNESCO (United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organizations), UNHCR (United Nations High Commissioner For Refugees), IMF (International Monetary Fund), WHO (World Health Organizations), and OIC (Organization of Islamic Cooperation). “ Tahun ini, program AYIMUN diikuti sekitar 1.000 peserta dari 26 negara yang berasal dari Asia Tenggara, Amerika Utara, Amerika Selatan, Eropa dan Oceania. Peserta dari Indonesia sendiri kurang lebih 50 orang...

Satu Korban Terseret Ombak di Pantai Setrojenar Telah Ditemukan

Gambar
Jenazah korban terseret ombak Pantai Setrojenar, saat akan diantar ke rumah duka dari RSUD dr Soedirman Kebumen, Senin (6/11). Foto kredit : www.suaramerdeka.com KEBUMEN – Telah ditemukan satu dari dua korban yang terseret ombak Pantai Setrojenar, Kecamatan Buluspesantren, Kebumen. Korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia pada Senin (6/11) pagi, bernama Nurul Diah (19) ditemukan nelayan pada pukul 08.00 WIB, berjarak 10 kilometer dari lokasi kejadian. Sesuai yang dilansir dari suaramerdeka.com, Jasad korban ditemukan nelayan dan dilaporkan ke tim SAR gabungan. Tim SAR gabungan kemudian menindaklanjuti informasi tersebut dan melaksanakan evakuasi menggunakan perahu milik SAR Lawet Perkasa. Karena ombak yang relatif besar maka tim SAR memutuskan masuk melalui TPI Logending dan evakuasi selesai pukul 12.30 WIB. Jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Dr Soedirman untuk pemeriksaan lebih lanjut dari inafis dan tim medis. “ Evakuasi dilakukan melalui TPI Logending menyusul gelom...

Dukung Sebagai Sekolah Adiwiaya, SMA N 1 Purbalingga Tanam 1000 Pohon

Gambar
PURBALINGGA - Untuk mendukung sebagai sekolah adiwiyata, jajaran dewan guru, karyawan Tata Usaha, Komite Sekolah dan seluruh siswa SMA Negeri 1 Purbalingga, melaksanakan gerakan penanaman 1000 pohon. Kegiatan ini untuk membentuk karakter siswa agar cinta lingkungan. Penanaman 1000 pohon dilakukan Kamis sore (2/11/2017) di lahan kompleks lapangan 2 di belakang sekolah. Seluruh siswa Klas X, XI dan XII yang berjumlah 1.182 siswa, jajaran dewan guru,karyawan Tata Usaha dan komite sekolah ikut membaur menanam aneka tanaman. Ada durian matahari, nangka merah mini, rambutan Binjai, Sawo Jawa, Alpukat, Sirsak, jambu madu, dan belimbing wuluh. Sedangkan Kepala SMAN 1 Purbalingga, Drs Kustomo, MM maupun komite sekolah yang diwakili Drs. Prasetiyo, masing-masing menanam pohon manggis. “ Penanaman pohon ini untuk mendukung sebagai sekolah adiwiyata.Sekolah adiwiyata adalah Sekolah yang peduli lingkungan yang sehat, bersih serta lingkungan yang indah,” ujar Kustomo. Dengan adanya program adiwi...

Buyer Korea Selatan Bikin Kewalahan Pengrajin Sapu Sorgum

Gambar
PURBALINGGA – Perajin sapu berbahan baku tanaman sorgum di Purbalingga mengaku kewalahan memenuhi permintaan buyer di Korea Selatan. Perajin hanya mampu mengekspor dua kontainer dalam satu bulannya, sementara permintaan pasar Korea Selatan meminta hingga 20 kontainer per bulan. Dalam satu kontainer pengiriman berisi 15 ribu sapu. Salah satu kendala memenuhi pasar tersebut karena terbatasnya bahan baku berupa sorgum sapu ( broom sorghum ). Kepala Bidang Industri pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Purbalingga, Drs Agus Purhadi Satyo mengatakan, perajin sapu sorgum di Purbalingga, baru ada satu orang yakni Bambang Triono yang lokasi usahanya di Dusun Genting, Desa Karanggambas, Kecamatan Padamara. Perajin sapu lain di Purbalingga rata-rata masih menggunakan bahan baku rumput Gelagah (Saccharum spontaneum). “ Perajin sapu Bambang Triono dibawah bendera CV Rayung Pelangi, semula memang dominan memproduksi sapu berbahan rumput Gelagah, namun ia mampu melaku...